//
you're reading...
KEMPAS TESSO NILO

Fasilitas di Taman Nasional Tesso Nilo

Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo telah dilengkapi dengan fasilitas yang menunjang kegiatan ekowisata didalamnya. Fasilitas ini meliputi ; menara pantau, jungle trek

1. Menara Pantau

            Menara Pantau Tesso Nilo memiliki ketinggian mencapai 15 meter yang terdiri dari lima lantai. Setiap lantai memiliki daya tampung yang berbeda-beda. Pada lantai kelima/puncak menara daya tampung maksimum yaitu 4 orang.  Dari menara pantau kita dapat melihat pamandangan hutan hujan tropis, aktivitas patroli gajah serta berbagai jenis satwa seperti burung, primata dan mamalia termasuk harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) dan gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus). Menara pantau ini dapat menunjang kegiatan pengamatan satwa khususnya untuk birdwatching (pengamatan burung).

Gambar 1. Menara Pantau.  (C) Fanny Gumay

2. Jungle Trek

             Jungle trek disediakan untuk kegiatan pendidikan lingkungan dan petualangan ke kawasan yang tidak umum dikunjungi. Terdapat 8 jalur trekking di Taman Nasional Tesso Nilo, terdiri dari soft trekking (untuk anak–anak maupun keluarga), trek pengamatan flora dan fauna serta trek patroli gajah. Beberapa diantara jalur trekking ini dapat dilalui dengan menunggang gajah dan merupakan lintasan dari mamalia besar seperti harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae), gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) dan tapir (Tapirus indicus).

                                   (a)                                                    (b)

Gambar 2.   (a) Trek S.Perbekalan , (b) Trek Lubuk Balai.   (C) Hakim/YASA & Rima

3. Pusat Informasi Flying Squad

             Pusat informasi ini berisi informasi-informasi terkait Program Flying Squad sebagai upaya mitigasi konflik manusia dan gajah di Taman Nasional Tesso Nilo dan daerah sekitarnya. Di tempat ini juga kita dapat bertemu dengan mahout-mahout/pawang yang bertugas untuk merawat dan melatih gajah , serta melakukan mitigasi konflik manusia dan gajah.

    

(b)

 

(a)

Gambar 3. (a & b) Pusat Informasi Flying Squad. (C) Bayu Rizki/WWF Indonesia

4. Guest House

          Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo memiliki 2 (dua) unit  guest house yang berada di dalam area Camp Flying Squad. Setiap guest house memiliki 2 (dua) unit kamar tidur (kapasitas 4 orang) dan 2 (dua) kamar mandi. Lokasi guest house ini sangat strategis karena berada dipusat aktivitas mahout dan berdekatan dengan Pusat Informasi Flying Squad, balai pertemuan, mess mahout, menara pantau (± 200 meter ) dan trek S. Perbekalan.

 

 

 

Gambar 4. Guest House (C) Bayu Rizki/WWF Indonesia

5. Balai Pertemuan (Outdoor) dan Saung

            Balai pertemuan dan saung berada di area Camp Flying Squad. Balai pertemuan ini bisa digunakan sebagai tempat diskusi, kegiatan pelatihan dan pendidikan dengan kapasitas sekitar 50 orang . Sedangkan, untuk diskusi dalam kelompok kecil ( 5 – 8 orang) dapat menggunakan saung yang dapat digunakan juga sebagai tempat beristirahat.

                            (a)                                                                                          (b)

   

Gambar 5.  (a) Balai Pertemuan, (b) Saung.  (C) Bayu Rizki/WWF Indonesia

6. Areal Perkemahan (Camping Ground)

          Areal perkemahan tersedia untuk kegiatan pendidikan lingkungan, seperti kemah konservasi, KEMSA (Kemah Bersama), school visit dan menjadi alternatif bagi wisatawan yang lebih menyukai suasana alam terbuka tanpa bangunan.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Need to Translate ?

Route Map

Iklan
%d blogger menyukai ini: